Our Lady of Good Success: Penampakan di Quito-Ekuador
Our Lady of La Salette: Penampakan di La Salette
Our Lady of Lourdes: Penampakan di Lourdes
Our Lady of Good Guards: Penampakan di La Fraudais
Our Lady of Tilly: Penampakan di Tilly
Our Lady of Fatima: Penampakan di Fatima
Our Lady of Akita: Penampakan di Akita
PESAN-PESAN ILAHI DALAM PENAMPAKAN BUNDA MARIA
OUR LADY OF GOOD SUCCESS: PENAMPAKAN DI QUITO-EKUADOR
Nubuat-nubuat yang terdahulu sekarang sudah menjadi kenyataan, hal-hal yang baru hendak Kuberitahukan. Sebelum hal-hal itu muncul, Aku mengabarkannya kepadamu. (Yesaya 42:9)
Kali ini saya tergerak untuk menuliskan seri kisah penampakan-penampakan Bunda Maria di berbagai tempat di dunia.
Sudah selama dua abad ini Bunda Maria kerap menampakkan dirinya dengan membawa pesan-pesan dari Putranya, Tuhan Yesus. Pesan-pesan Ilahi yang intinya sama, yaitu memanggil umat manusia kepada pertobatan, kembali kepada Tuhan dan mengubah cara hidup yang sudah terlalu berdosa, menghina dan menyakiti hati Tuhan. Pesan panggilan pertobatan disertai peringatan yang akan terjadi apabila umat manusia tidak bertobat.
Wahyu-wahyu dari Our Lady of Good Success pertama kali disetujui oleh Gereja Katolik pada awal abad ke-17, tidak lama setelah patung dengan gelar Our Lady of Good Success dipahat sesuai perintah Bunda Maria sendiri. Uskup Quito saat itu, yaitu Yang Mulia Uskup Salvador de Ribera, bahkan mengeluarkan dokumen resmi yang membuktikan bahwa patung tersebut diselesaikan secara ajaib dan diubah oleh Santo Fransiskus Asisi dan Malaikat Agung Mikhael, Gabriel dan Rafael.
Tahun 1906, jasad Muder Mariana dan para suster biaranya ditemukan dalam keadaan tidak membusuk.
AWAL PENAMPAKAN BUNDA MARIA
Penampakan Our Lady of Good Success terjadi pada abad ke-16 di Quito-Ekuador, kepada seorang biarawati bernama Mariana de Jesus Torres.
Suatu hari di tahun 1582 ketika Suster Mariana sedang melakukan Adorasi dengan berdoa di depan Sakramen Maha Kudus, tiba-tiba dia melihat seluruh gereja, terkecuali bagian altar utama gereja, terbenam dalam asap kegelapan. Tanpa peringatan, pintu Tabernakel terbuka dan Tuhan Yesus Yang Tersalib muncul keluar dari Tabernakel. Bunda Maria, Santo Yohanes Rasul dan Maria Magdalena berdiri dekat Yesus Yang Tersalib, sama seperti di Kalvari. Tuhan Yesus sedang sangat menderita. Lalu Suster Mariana mendengar suara berkata:
Hukuman ini untuk abad ke dua puluh.
Lalu Suster Mariana melihat tiga pedang tergantung di atas kepala Tuhan Yesus. Di setiap pedang tertulis:
Aku akan menghukum heresi.
Aku akan menghukum penghujatan.
Aku akan menghukum kenajisan dan ketidakmurnian.
Tahun 1589 Suster Mariana diangkat menjadi Mother Superior atau Kepala Biara, dengan panggilan Muder Mariana. Pada tanggal 2 Februari 1594, Bunda Maria menampakkan diri kepada Muder Mariana yang sedang meniarap berdoa. Tangan kiri Bunda Maria menggendong Kanak-kanak Yesus dan tangan kanannya memegang crosier-emas, Tongkat Uskup yang dihiasi dengan batu-batu berharga yang berkilau. Bunda Maria berkata:
Aku adalah Maria Good Success, Ratu Langit dan Bumi. Justru karena kamu adalah seorang religius yang penuh kasih kepada Tuhan dan kepada Bunda-Nya yang kini berbicara kepadamu, maka aku datang dari Surga untuk menenangkan hatimu yang terbebani.
Bunda Maria menampakkan diri beberapa kali lagi dengan gelar Mother of Good Success (Bunda Kesuksesan yang Baik). Bunda Maria juga meminta Muder Mariana untuk membuat sebuah patung sama persis seperti yang dilihatnya dengan sebuah crosier di tangan kanannya sebagai tanda otoritas Bunda Maria sebagai superior bersama dengan kunci-kunci biara agar Bunda Maria bisa mempertahankan biara dalam abad-abad mendatang.
Katakan kepada Uskup bahwa ini adalah kehendakku dan kehendak Putraku yang Maha Kudus agar namamu disembunyikan bagaimanapun caranya, karena tidak tepat bagi siapa pun pada masa ini untuk mengetahui detail atau asal muasal Patung ini dibuat. Pengetahuan ini baru akan diberitahukan kepada masyarakat umum pada abad ke-20.
Semasa jaman itu, Gereja akan diserang oleh gerombolan sekte Masonik-Freemason yang mengerikan, dan negeri Ekuador yang malang ini akan menderita akibat kerusakan adat istiadat, kemewahan yang tak terkendali, pers yang tidak ber-Tuhan, dan pendidikan sekuler. Keburukan kenajisan dan ketidakmurnian, penghujatan, dan penistaan akan mendominasi di masa kehancuran yang bejat ini, dan yang seharusnya berbicara akan terdiam.
Tanggal 2 Februari 1634 ketika Muder Mariana sedang berdoa di hadapan Tabernakel Suci, dia melihat lampu di Tabernakel padam dengan sendirinya sehingga kapel menjadi gelap gulita. Lalu Bunda Maria muncul dan berkata:
Persiapkanlah jiwamu agar, semakin disucikan, jiwamu dapat masuk ke dalam kepenuhan sukacita Tuhan kita. Oh! Jika manusia fana, dan khususnya jiwa-jiwa religius, dapat mengetahui apa itu Surga dan apa artinya memiliki Tuhan! Betapa akan berbedanya cara hidup mereka! Mereka juga tidak akan menghindarkan diri mereka dari pengorbanan apa pun demi memiliki Dia!
BEBERAPA PESAN-PESAN BUNDA MARIA KEPADA MUDER MARIANA
Alasan yang ketiga mengapa lampu padam adalah karena roh najis yang akan memenuhi suasana pada saat itu. Seperti lautan yang kotor, ia akan mengalir melalui jalan-jalan, alun-alun dan tempat-tempat umum dengan kebebasan yang menakjubkan. Hampir tidak akan ada jiwa perawan di dunia… Bunga keperawanan yang lembut akan terancam oleh kehancuran total. Namun, akan selalu ada jiwa-jiwa baik di biara-biara di mana ia dapat berakar, bertumbuh dan hidup seperti perisai untuk menangkis Murka Ilahi. Tanpa keperawanan, maka perlu api dari Surga untuk turun dari surga ke atas tanah-tanah ini untuk menyucikannya.
Alasan yang keempat mengapa lampu dipadamkan adalah karena sekte-sekte Masonik-Freemason telah menyusup ke seluruh kelas sosial yang akan secara halus memasukkan ajarannya ke dalam suasana rumah tangga untuk merusak anak-anak. Iblis akan bermegah dengan menyantap hati anak-anak. Di masa-masa sulit ini, kejahatan akan menyerang kepolosan masa kanak-kanak. Dengan cara ini, panggilan imamat akan hilang dan ini merupakan malapetaka yang nyata.
Pada akhir abad ke-19 dan khususnya abad ke-20, Iblis akan berkuasa hampir sepenuhnya melalui sekte Masonik-Freemason. Pertarungan ini akan mencapai tahap yang paling akut karena berbagai kaum religius yang tidak setia, yang menyamar sebagai kebajikan dan semangat yang buruk, akan berpaling dari Agama yang telah memelihara mereka dalam hatinya. Pada masa ini, sebagaimana negara malang ini akan kekurangan semangat Kristiani, maka Sakramen Perminyakan pun akan kurang dihargai.
Banyak orang akan mati tanpa menerima Sakramen Perminyakan – baik karena kelalaian keluarga mereka atau sentimentalitas palsu yang berusaha melindungi orang sakit dari melihat kegawatan situasi mereka sendiri, atau karena mereka akan memberontak terhadap semangat Gereja Katolik, yang didorong oleh niat jahat Iblis. Demikian banyak jiwa akan kehilangan rahmat, penghiburan dan kekuatan yang tak terhitung jumlahnya yang mereka perlukan untuk melakukan lompatan besar waktu menuju kekekalan.
Adapun Sakramen Perkawinan yang melambangkan persatuan Kristus dengan Gereja-Nya akan diserang dan dicemarkan dalam arti kata yang sebenarnya. Freemason yang kemudian berkuasa akan memberlakukan undang-undang yang tidak bersusila dengan tujuan hendak menghapuskan Sakramen Perkawinan ini, memudahkan setiap orang untuk hidup dalam dosa, mendorong prokreasi anak-anak tidak sah yang lahir tanpa restu Gereja. Semangat Kristiani akan cepat runtuh, memadamkan cahaya Iman yang berharga hingga mencapai titik di mana dapat terjadi kerusakan adat istiadat yang hampir total dan umum. Dampak dari pendidikan sekuler akan meningkat yang akan menjadi salah satu alasan kurangnya panggilan imam dan kaum religius.
Sakramen Tahbisan Imamat Suci akan diolok-olok, ditindas dan dihina… Iblis akan mencoba untuk menganiaya para Pelayan Tuhan dengan segala cara yang mungkin dan dia akan bekerja dengan kecerdikan yang kejam dan halus untuk menyimpangkan mereka dari semangat panggilan mereka, merusak banyak imam. Imam-imam yang menjadi korup, yang akan membuat skandal umat Kristiani, akan mendorong kebencian umat Kristiani yang buruk dan dapat menjadi musuh-musuh Gereja Katolik Roma dan Apostolik terhadap para imam. Kemenangan nyata Iblis ini akan membawa penderitaan yang sangat besar bagi para Gembala Gereja yang baik.
Terlebih lagi, di masa-masa yang tidak menyenangkan ini, akan ada kemewahan yang tak terkendali yang bertindak menjerat orang lain ke dalam dosa, akan menaklukkan tak terhitung banyaknya jiwa-jiwa gegabah yang akan tersesat. Kepolosan hampir tidak lagi ditemukan pada anak-anak, begitu pula kesopanan pada wanita. Di masa kebutuhan yang tinggi akan Gereja ini, mereka yang seharusnya berbicara akan terdiam.
Namun, ketahuilah, putriku yang terkasih, ketika namamu diketahui pada abad ke-20, akan ada banyak orang yang tidak percaya, menyatakan bahwa devosi ini tidak berkenan kepada Tuhan… Sebuah iman yang sederhana dan rendah hati akan kebenaran penampakanku kepadamu, anakku yang istimewa, akan diperuntukkan bagi jiwa-jiwa yang rendah hati dan bersemangat yang patuh pada inspirasi rahmat, karena Bapa Surgawi kita menyampaikan rahasia-rahasia-Nya kepada orang-orang yang berhati sederhana, dan bukan kepada mereka yang hatinya berkobar karena kesombongan, berpura-pura mengetahui apa yang tidak mereka ketahui, puas diri dengan pengetahuan kosong.
Pada masa ini, para Pemimpin Agama sekuler akan lebih banyak diinginkan karena para imam akan menjadi lalai dalam tugas-tugas suci mereka. Karena kurangnya pedoman Ilahi, para imam akan tersesat dari jalan yang ditandai Tuhan untuk pelayanan imamat dan mereka akan menjadi terikat pada kemakmuran dan kekayaan yang akan mereka upayakan secara berlebihan untuk mendapatkannya. Betapa menderitanya Gereja pada malam yang gelap ini! Karena kurangnya seorang Uskup dan Bapak yang membimbing mereka dengan kasih sayang, kelembutan, kekuatan, kearifan dan kebijaksanaan, maka banyak imam akan kehilangan semangat mereka, menempatkan jiwa mereka sendiri dalam bahaya besar. Ini akan menandai tibanya waktuku.
Akan sulit untuk menerima Sakramen Pembaptisan dan juga Sakramen Krisma… Iblis akan melakukan upaya yang besar untuk menghancurkan Sakramen Pengakuan Dosa melalui orang-orang yang memiliki otoritas.
Akan ada pencemaran Ekaristi Kudus yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata di zaman ini. Musuh Yesus Kristus, yang dihasut oleh iblis, akan mencuri Hosti Kudus dari gereja-gereja sehingga mereka dapat mencemarkan Spesies Ekaristi. Puteraku Yang Maha Kudus akan melihat diri-Nya dicampakkan ke tanah dan diinjak-injak oleh kaki-kaki yang kotor.
Pada abad ke-20, devosi kepada Our Lady of Good Success akan menghasilkan keajaiban baik dalam bidang spiritual maupun duniawi karena merupakan Kehendak Tuhan untuk menyimpan doa dan pengetahuan akan hidupmu ini untuk abad itu, ketika adat istiadat yang rusak akan hampir menjadi umum dan cahaya Iman yang berharga hampir padam.
Malam itu akan menjadi malam yang paling mengerikan karena secara manusiawi, kejahatan tampaknya akan menang. Maka ini akan menandai tibanya waktuku, ketika aku dengan cara yang menakjubkan, akan melengserkan Iblis yang sombong dan terkutuk itu, menginjak-injaknya di bawah kakiku dan membelenggunya di jurang maut. Demikian Gereja dan Negara pada akhirnya akan terbebas dari tirani kekejamannya.
Sumber:
1) Buku: Revelations: The Hidden Secrets Messages and Prophecies of the Blessed Virgin Mary, Penulis Xavier Reyes-Ayral.
2) Our Lady of Good Success: What it Means for Today – Explaining the Faith,
https://www.youtube.com/watch?v=SKKKBud4Ik4
Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah. Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu! (2 Timotius 3:1-5)
In the end, my Immaculate Heart will triumph.
Pada akhirnya, Hatiku Yang Tak Bernoda akan menang.
Abba, have mercy
Lord Jesus, have mercy
Holy Spirit, have mercy
Holy Trinity, have mercy
2 Juni 2024
HIS Little Servant
Yulianti Tay


