CAHAYA IMAN KATOLIK

Sakramentali: Skapulir Ungu

Sakramentali: Purple Scapular (Skapulir Ungu)

APA ITU SKAPULIR?

Skapulir (dari Bahasa Latin scapula: bahu) merupakan bagian dari pakaian biarawan ordo tertentu. Beberapa ordo lain dan kongregasi religius (baik laki-laki maupun perempuan) juga meniru pemakaian skapulir. Skapulir biasanya dipakai di bagian luar pakaian atau jubah.

Skapulir pakaian keagamaan dikenakan di bahu selama bekerja untuk melindungi pakaian keagamaan. Dengan analogi skapulir pakaian keagamaan tersebut, ada skapulir-skapulir kecil yang berasal dari skapulir pakaian keagaaman tersebut yang melambangkan devosi atau spiritualitas tertentu, yang biasanya dikaitkan dengan komunitas keagamaan tertentu atau asosiasi religius.

Pada dasarnya skapulir kecil terbuat dari dua potong kain wol berbentuk persegi empat (umumnya berukuran sekitar satu inci persegi) yang dihubungkan satu sama lain oleh dua benang atau pita sedemikian rupa sehingga ketika pita bertumpu pada kedua bahu maka potongan kain bagian depan tergantung di dada sedangkan potongan kain bagian belakang tergantung di punggung pada jarak yang sama. Bahan kedua bagian penting skapulir ini harus terbuat dari tenunan wol, sedangkan benang atau pitanya boleh terbuat dari bahan apapun dan warna apapun. Warna potongan kain wol tergantung pada warna pakaian biara yang terwakili sampai batas warna tertentu atau tergantung pada devosi tertentu yang berhubungan. Pada salah satu atau kedua potongan kain bisa saja dijahit atau disulamkan gambar tertentu atau hiasan tertentu (lambang, nama, dsb) dengan benang berbahan lain. Hanya Skapulir Merah yang melambangkan Sengsara Tuhan, yang gambarnya dengan tegas ditentukan.

APA ITU SKAPULIR UNGU?

Scapular of Benediction and Protection (Skapulir Berkat dan Perlindungan) atau biasa dikenal dengan nama Purple Scapular (Skapulir Ungu) adalah skapulir yang diberikan oleh Tuhan Yesus dan Bunda Maria melalui Marie-Julie Jahenny, seorang mistik dan stigmatis Breton yang nubuat-nubuatnya selama ini banyak terjadi dengan keakuratan yang menakjubkan.

DESKRIPSI SKAPULIR UNGU

Tanggal 23 Agustus 1878, Marie-Julie Jahenny menyatakan tentang suatu Sakramentali tertentu yang baru yang direkomendasikan oleh Bunda Maria. Marie-Julie Jahenny mengatakan sebagai berikut:

“Inilah yang ditunjukkan Perawan Suci kepadaku mengenai Hatinya yang Tak Bernoda: sebuah skapulir besar, lebih besar dari skapulir-skapulir biasa. Ukurannya sedikit lebih besar dari telapak tangan, berwarna ungu cantik, hampir seperti warna ungu. Inilah yang ada di atasnya: di tengahnya terdapat tiga paku yang menyalibkan Tuhan Yesus di kayu Salib. Paku-paku itu diletakkan di atas satu sama lain, tidak persis berbentuk Salib, dan di ujung setiap paku, terdapat setetes darah ungu. Di atas kepala paku, terdapat semacam spons besar yang memiliki potongan-potongan kulit kayu yang menonjol, sedikit seperti tumpukan gandum. Ketiga tetes darah itu menyatu dan jatuh ke dalam piala merah kecil, yang dikelilingi oleh mahkota duri. Ada juga tiga Salib kecil yang terukir di bagian depan piala. Ini adalah sisi skapulir yang ada pada jubah Perawan Suci.
Aku perhatikan bahwa skapulir ini diikat dengan dua ikatan ungu yang menggantung di masing-masing bahu. Ada tiga simpul di bahu kiri dan dua simpul di bahu kanan.
Sisi lain dari skapulir menggambarkan Perawan Suci Maria yang sedang duduk sambil menggendong Putranya yang Terpuji, mulut dan kepala Tuhan Yesus terletak di hati Perawan Suci.
Di bagian bawah skapulir, dan hampir di kaki Tuhan Yesus, ada Malaikat berpakaian putih, dengan rambut keriting; di kepalanya ada mahkota putih dan ikat pinggangnya berwarna merah. Dia memegang kain putih di tangannya untuk menyeka kaki Tuhan Yesus. Di sebelah Malaikat, di sisi kanan skapulir, ada tangga berukir. Di belakang Tuhan Yesus, di sebelah kiri, ada buluh merah Sengsara, tetapi tidak ada spons. Air mata Perawan Suci mengalir ke dadanya, di sebelah kanan dan jatuh di kaki Malaikat. Skapulir itu dibatasi dengan pita merah dan talinya terbuat dari wol.”

“Bunda Maria berkata kepadaku:
Sekarang biarlah aku, anakku terkasih, memberikan penjelasan kepadamu tentang skapulir ini. Aku berbicara kepadamu, korbanku dan pelayanku. Anak-anakku dari Salib, sejak lama Putraku dan aku ingin memperkenalkan skapulir berkat ini. Skapulir ini, anak-anakku, dibentuk berdasarkan Hatiku, karena Hatiku merupakan lambang kesederhanaan dan kerendahan hati, yang menjelaskan warna ungu. Paku-paku yang telah menembus kaki dan tangan Putraku hampir tidak dihormati dan patut dihormati, itulah sebabnya Putraku, dalam Kebijaksanaan Ilahi-Nya, telah menetapkan tiga paku di bagian depan skapulir.
Ketiga tetes darah dan piala itu melambangkan hati-hati yang dermawan yang mengumpulkan darah Putra Ilahiku. Spons merah akan melambangkan Putra Ilahiku yang meminum, dalam arti tertentu, dosa-dosa anak-anak-Nya, namun yang ditolak oleh mulut-Nya yang menawan.
Aku berharap agar latar belakang (yang biasanya) hitam dari skapulir itu haruslah berwarna ungu, tetapi aku berharap agar paku-paku, piala, spons, dan mahkota harus berada di atas kain flanel merah tua. Penampakan pertama skapulir ini akan menjadi perlindungan baru untuk masa-masa hukuman, malapetaka, dan kelaparan. Semua orang yang akan memakainya akan mampu melewati badai, angin topan, dan kegelapan, mereka akan memiliki cahaya seperti di siang bolong. Begitulah kekuatan skapulir yang tidak dikenal ini.”


“Perawan Suci mempersembahkan skapulir kepada Tuhan Yesus yang pada giliran-Nya berkata:
Aku menyapa kalian, kurban-Ku dan juga para kurban-Ku dan hamba-Ku, anak-anak-Ku dari Salib, Aku ingin dan Aku datang untuk memberi kalian sebuah ide dan pemikiran yang mendalam: Ketika Aku diturunkan dari Salib, Aku diberikan kepada Ibu-Ku. Turunnya Aku (dari Salib), pikiran itu, devosi itu sedikit diketahui. Aku berharap agar dengan mereproduksi skapulir ini, hal tersebut akan memasuki hati anak-anak-Ku dari Salib, dan agar mereka menyalami-Ku dengan tiga salam ini:
- Aku memuji-Mu, Yesus yang tersalib, karena memberiku kehidupan.
- Aku memuji-Mu dengan segala Sukacita para Malaikat dan para Orang Kudus saat menurunkan-Mu dari Salib.
- Aku memuji-Mu dengan segala kesedihan Ibu-Mu saat Engkau beristirahat di Hatinya yang Tak Bernoda dan di pangkuannya.


Anak-anak-Ku, sangat sedikit jiwa yang berpikir untuk menyeka luka-luka yang mengagumkan di kaki-Ku ketika darah mengalir dan Aku ingin gambaran ini diketahui. Juga sedikit sekali pemikiran yang diberikan kepada air mata yang ditumpahkan oleh Ibu-Ku selama Sengsara-Ku: air mata itu ada di kaki Malaikat yang menyeka kaki-Ku yang kudus. Dengan skapulir ini, Aku ingin kalian memikirkan tentang tangga itu, buluh itu dan paku-paku Sengsara-Ku.”

JANJI YANG TERKANDUNG DALAM SKAPULIR UNGU

Janji-janji Tuhan Yesus yang diberikan melalui Skapulir Ungu:

Anak-anak-Ku, siapa pun yang memiliki skapulir ini, akan melihat keluarga dan rumahnya terlindungi, pertama-tama dari api, yang tidak akan pernah bisa menembusnya.
Kedua, skapulir ini akan menghancurkan orang-orang yang tidak tahu berterima kasih yang akan menghujat Nama-Ku di rumah tempat skapulir ini diekspos. Jika seorang yang tidak beriman masuk, ia akan sangat terkejut sehingga pertobatannya akan segera terjadi. Semua orang yang memakainya akan dilindungi dari guntur, kematian mendadak, dan kecelakaan. Selama masa hukuman, mereka akan dilindungi. Siapa pun yang menaruhnya di Bait Suci (Gereja), akan mengusir orang-orang yang tidak beriman dan orang-orang yang melakukan penistaan. Dengan mengingatkan jiwa yang keras kepala tentang skapulir ini pada saat kematian, skapulir ini akan membangkitkan kembali iman dan kepercayaannya dan bahwa semua orang yang akan memikirkannya dan mencintainya, akan terhindar dari rasa sakit dalam jiwa, demikian pula mereka yang akan memakainya akan dilindungi dari semua bahaya seolah-olah mereka memiliki Surga.
Akhirnya skapulir ini akan menjadi seperti penangkal petir yang tidak akan disambar oleh hantaman Murka Ilahi.
Imam mana pun dapat memberkati skapulir ini. Sambil mengenakan skapulir ini, jiwa-jiwa hendaknya berdoa ‘CRUX AVE’ sebanyak 5 atau 7 kali dan bermeditasi selama 1 hingga 3 menit tentang Sengsara-Ku. Aku akan memberikan rahmat-rahmat yang besar kepada mereka yang ingin mengenakan Jubah suci ini.


Doa Crux Ave yang Tuhan Yesus ajarkan kepada Marie-Julie Jahenny:
O Crux, ave, spes unica (Ya Salib, salam, satu-satunya harapan)
et Verbum caro factum est (dan Firman itu menjadi manusia).
O Jesus, conqueror of death, save us! (Ya Yesus, penakluk kematian, selamatkan kami!)

CARA PENGGUNAAN SKAPULIR UNGU

Berbeda dengan skapulir pada umumnya, Skapulir Ungu ukurannya lebih besar (sebesar telapak tangan) dan tidak wajib dipakai di tubuh. Untuk mengenakan Skapulir Ungu, sisi skapulir dengan simbol-simbol Sengsara Tuhan Yesus dipakai di bagian depan dada, dan sisi dengan gambar Tuhan Yesus dan Bunda Maria dipakai di bagian belakang dada. Umat tidak perlu mengikuti ataupun mendaftar ke Konfraternitas ataupun organisasi khusus Katolik mana pun untuk mengenakan Skapulir Ungu. Umat juga tidak perlu melakukan ritual pemakaian Skapulir Ungu oleh imam.

Umat dapat memajang, membawa, atau mengenakan Skapulir Ungu. Kebanyakan umat memajang Skapulir Ungu di dinding dekat pintu masuk rumah atau menggantung Skapulir Ungu pada sesuatu yang sudah terpasang di dinding, seperti di gambar rohani lain atau Salib. Beberapa orang membingkai Skapulir Ungu dan/atau doa-doa yang terkait dengannya. Umat juga dapat mengenakan atau membawanya di saku, tas tangan, mobil, dan sebagainya.

Skapulir Ungu adalah skapulir yang sulit diperoleh. Bunda Maria sendiri mendeskripsikan skapulir ini sebagai skapulir yang tidak dikenal. Keberadaan Skapulir Ungu sebagian besar tersembunyi dari dunia hingga masa sekarang barulah banyak diketahui. Tidak banyak yang membuat Skapulir Ungu yang asli sesuai dengan deskripsi yang Bunda Maria berikan kepada Marie-Julie Jahenny. Dalam penampakan-penampakan Tuhan Yesus kepada Marie-Julie Jahenny, untuk mengantisipasi kelangkaan skapulir ini, Tuhan Yesus menyatakan bahwa bahkan mereka yang hanya memiliki “keinginan” untuk memilikinya akan menerima “rahmat-rahmat yang besar.” Artinya, apabila umat memiliki keinginan besar untuk memiliki Skapulir Ungu namun karena satu dan lain alasan, tidak bisa memiliki Skapulir Ungu, maka sang umat tersebut akan tetap menerima rahmat-rahmat besar dari Tuhan Yesus.

Sebagaimana Sakramentali lainnya, Skapulir Ungu haruslah diberkati oleh imam untuk bisa menjadi Sakramentali. Imam Gereja Katolik mana pun dapat memberkati skapulir ini.

PENGALAMAN PRIBADI AKAN SKAPULIR UNGU

Beberapa tahun lalu ketika pertama kali saya mengetahui tentang skapulir ini, saya tersentuh oleh deskripsi dalam skapulir tentang Malaikat yang menyeka kaki Yesus yang berdarah dan kesedihan Tuhan Yesus akan sedikitnya jiwa yang memikirkan untuk menyeka kaki-Nya. Deskripsi ini begitu meninggalkan bekas di dalam hati saya sehingga saya pun terinspirasi untuk mencium kaki Yesus di Salib saat akan berdoa di meja altar tempat saya biasa berdoa di rumah dan mencium kaki Yesus di Salib di rosario saat akan memulai doa Rosario. Terkadang dalam doa saya juga membayangkan saya bersimpuh di bawah kaki Salib dan menampung tetesan darah dari kaki Yesus ke dalam sebuah mangkuk yang saya pegang.

Saat itu saya masih belum mengetahui dan memahami tentang Sakramentali sehingga tidak ada keinginan untuk memiliki Skapulir Ungu. Namun, sekitar setengah tahun lalu, tiba-tiba muncul dorongan kuat untuk saya memiliki Skapulir Ungu. Menuruti dorongan hati ini, saya pun berusaha untuk mencari Skapulir Ungu. Namun, ternyata tidak mudah untuk mencari dan mendapatkannya. Karena kesulitan untuk menemukan penjual Skapulir Ungu maka saya pun berpikiran untuk tidak perlu memilikinya. Namun, ternyata dorongan hati untuk memiliki Skapulir Ungu terus muncul. Akhirnya dengan bantuan Roh Kudus, saya berhasil menemukan penjual Skapulir Ungu yang asli. Setelah diberkati oleh imam, saya menggantung Skapulir Ungu tersebut di atas gambar Keluarga Kudus yang saya gantung di dinding rumah di ruang tengah.

Sakramentali bukanlah jimat dan jangan perlakukan Sakramentali sebagai jimat.

Sumber:
1) Buku: Revelations: The Hidden Secrets Messages and Prophecies of the Blessed Virgin Mary, Penulis Xavier Reyes-Ayral.
2) Scapular of blessing and protection, https://www.marie-julie-jahenny.fr/scapular-of-blessing-and-protection.htm
3) Purple Scapular FAQs, https://www.catholicity.com/scapulars/purplescapular-FAQ.html
4) History of the Purple Scapular, https://www.catholicity.com/scapulars/purplescapular-history.html
5) Purple Scapular: Fr. Ripperger explains the Vision of Marie-Julie Jahenny, https://www.youtube.com/watch?v=Rzn13A15Y9g&t=4s
6) Purple Scapular of Benediction and Protection, https://www.youtube.com/watch?v=q8-RVxD3JuY&t=189s
7) LIVE Broadcast: Mary: “Divine Wrath Will Not Strike!” THE PURPLE SCAPULAR! ULTIMATE END TIME SHIELD, https://www.youtube.com/watch?v=SVyG7DhIcZk
8) Statues, Medals, Images, Scapulars. Are Sacramentals Grace of Idolatry? – Explaining the Faith, https://www.youtube.com/watch?v=06mgry1cPf4
9) Sacramentals – Fr Ripperger, https://www.youtube.com/watch?v=gMJhN-onNzg

Abba, have mercy
Lord Jesus, have mercy
Holy Spirit, have mercy
Holy Trinity, have mercy

7 Desember 2024
HIS Little Servant
Yulianti Tay

Klik Our Lady of Good Guards: Penampakan di La Fraudais untuk membaca juga pesan-pesan Ilahi dalam penampakan Bunda Maria kepada Marie-Julie Jahenny.

Skapulir Ungu