CAHAYA IMAN KATOLIK

Sakramentali: Gambar Seal of Unity and Hope

Sakramentali: Gambar Seal of Unity and Hope

GAMBAR ROHANI SEBAGAI SAKRAMENTALI

Sakramentali adalah sesuatu yang dikhususkan atau diberkati oleh gereja untuk membangkitkan pikiran baik dan membantu devosi. Salah satu jenis benda yang bisa diberkati oleh gereja untuk menjadi Sakramentali adalah gambar-gambar rohani seperti gambar Tuhan Yesus, Bunda Maria, Malaikat Agung Mikhael dan para orang Kudus.

Merupakan suatu kebiasaan dan ciri khas umat Katolik untuk memajang gambar-gambar rohani di rumahnya sebagai tanda devosi dan sebagai sarana untuk membangkitkan pikiran kepada Tuhan. Sama halnya dengan memajang foto-foto anggota keluarga untuk membangkitkan pikiran dan kenangan terhadap anggota keluarga yang fotonya terpajang tersebut maka memajang gambar-gambar rohani pun adalah untuk membangkitkan pikiran terhadap Tuhan dan devosi yang terkait dalam gambar rohani tersebut.

SEJARAH GAMBAR SEAL OF UNITY AND HOPE

Sekali lagi, Surga berbicara kepada anak-anaknya. Kali ini, melalui pesan-pesan yang diberikan kepada seorang visioner (orang yang menyaksikan penampakan atau menerima pesan Ilahi) yang meminta untuk tetap anonim. Sang visioner tersebut menerima pesan-pesan dari Allah Bapa, Yesus dan Bunda Maria, yang mengidentifikasi diri Mereka dengan gelar Yesus Sang Pemersatu dan Harapan, Yesus Sang Kerahiman Ilahi, Bunda Persatuan dan Harapan.

Dimulai pada tahun 1995, Perawan Maria yang Terberkati mengungkapkan gelar terakhirnya sebagai Mother of Unity and Hope (Bunda Persatuan dan Harapan) kepada sang visioner tersebut. Pada tahun 2007, Bunda Maria meminta agar sebuah gambar dilukis dan dihormati sebagai ungkapan persatuan yang ditawarkan oleh Tritunggal Maha Kudus kepada anak-anak Tuhan yang terkasih. Bunda Maria juga meminta agar gambar itu disebarkan ke seluruh dunia sebagai tanda persatuan dan harapan. Namun saat itu, gambar itu tidak segera disebarkan ke seluruh dunia. Tahun 2016, barulah Tuhan Yesus menginstruksikan sang visioner tersebut dengan berkata, ”Selesaikan di mana engkau memulai,” yang artinya gambar tersebut harus mulai disebarkan ke seluruh dunia.

Pada intinya, gambar tersebut mencerminkan pemenuhan Sejarah Keselamatan dan merupakan refleksi dari perjanjian Allah Tritunggal yang ditemukan dalam Injil Yohanes. Bunda Maria memberitahukan secara khusus bahwa gambar tersebut adalah tanda Tuhan kepada umat manusia tentang rencana-Nya bagi anak-anak-Nya sejak awal waktu.

Uskup Roma Danylak, mantan Uskup Keuskupan Katolik Ukraina di Toronto, Kanada, memberikan imprimatur kepada gambar tersebut. Seorang imam dari Vatikan menyebut gambar tersebut sebagai “teologi yang lengkap” dan meminta Paus Benediktus XVI untuk memberkati gambar tersebut.

PENJELASAN GAMBAR SEAL OF UNITY AND HOPE

Untuk menyederhanakan pesan, berikut ini adalah ringkasan dan penjelasan gambar tersebut, disertai garis besar simbol-simbol yang diminta Bunda Maria untuk digambarkan dalam gambar tersebut sesuai yang dilihat oleh sang visioner dalam penglihatan batinnya.

1. Alfa dan Omega
Tertera pada Ekaristi Kudus, yang menyatukan Surga dan bumi, adalah tanda-tanda Alfa dan Omega. Dalam semua bahasa, simbol-simbol ini bersifat universal. Mereka mewakili Tuhan dalam Tritunggal Maha Kudus, sepenuhnya bersatu dengan Merpati (Roh Kudus) dan Yesus di kayu Salib. Ini menunjukkan bahwa dengan Alfa dan Omega, rencana-Nya untuk menyatukan kembali anak-anak-Nya dengan Diri-Nya, diselesaikan melalui penderitaan Yesus di kayu salib. Simbol-simbol ini, Alfa dan Omega dan Yesus di kayu salib, mewakili semua yang diketahui manusia tentang Tuhan melalui Gereja Bunda Suci dan Kitab Suci. Alfa dan Omega mewakili Tuhan di awal dan di akhir. Dialah yang ada dan akan selalu ada. Ini juga menandakan bahwa Tuhan sejak awal memiliki rencana kebapakan untuk keselamatan umat manusia. Ini menandakan berakhirnya kejahatan, penyelesaian rencana-Nya.

2. Burung Merpati
Roh Kudus melambangkan penciptaan alam semesta, umat manusia dan para malaikat serta segala sesuatu yang diciptakan dengan baik. Roh Kudus bersinar terang karena mengungkapkan kasih Allah bagi anak-anak-Nya. Melalui karya Roh Kudus, Gereja Bunda Suci dimulai dan bertumbuh. Merpati melambangkan penyaluran kasih-Nya sejak awal waktu. Merpati (Roh Kudus) diutus ke dunia untuk mengajar umat manusia tentang Tuhan dalam Tritunggal Maha Kudus. Semua itu dilakukan sekarang melalui Roh Kudus. Roh Kudus adalah seluruh hakikat Allah Tritunggal. Roh Kudus keluar dari hati Allah Bapa dan melahirkan Yesus, Juru Selamat kita.

Bunda Maria berkata:
“Roh Kudus adalah Kehadiran Allah yang dinyatakan dalam semua anak-Nya. Semuanya saling terhubung. Ekaristi yang dikonsumsi, membawa anak-anak Tuhan kepada-Nya dalam kesatuan.”
“Kedua gambar ini (Alfa dan Omega serta burung merpati) tertanam dalam Ekaristi Maha Kudus – kehadiran sejati Yesus, makananmu dari Tuhan, kehidupanmu dan cintamu.”


3. Salib
Salib di bagian tengah mengingatkan setiap jiwa akan belas kasihan dan pengorbanan yang Yesus berikan untuk semua orang. Yesus di kayu salib menandakan penebusan umat manusia, rencana Tuhan sejak awal waktu. Semua pancaran cinta telah dikirim sejak awal, selalu dipancarkan bagi umat manusia, yang tidak pernah berakhir dan menyelamatkan. Kenangan akan kasih dan pengorbanan Yesus akan selalu terlihat dan diperingati untuk selamanya, yang tidak akan pernah dilupakan dan dengan demikian akan tetap ada pada gambar itu untuk selamanya.

Keempat salib di sekeliling cincin emas melambangkan keempat Injil yang telah mencapai keempat penjuru bumi – Gereja kini bersatu di bawah satu Allah Tritunggal. Keempat salib tersebut juga melambangkan penderitaan Gereja Bunda Suci, yang kepadanya pemurnian datang untuk mewujudkan persatuan umat manusia dengan Tuhannya.

4. Cincin Emas
Cincin emas di sekeliling Ekaristi melambangkan kesatuan umat manusia dengan Tritunggal Maha Kudus. Cincin ini melambangkan kesatuan Gereja Bunda Suci di bumi sejak berdirinya keempat Injil yang telah menjangkau keempat penjuru bumi. Cincin ini melambangkan anak-anak Tuhan, Keluarga Kudus Tuhan yang mengelilingi Allah Tritunggal. Keluarga Kudus dikumpulkan di sekeliling Tritunggal Maha Kudus (Alfa dan Omega). Lingkaran Ekaristi dan selubung emas melambangkan persatuan yang utuh, lingkaran yang tak berujung di mana semua orang bersatu di bawah satu iman dan satu Allah Tritunggal. Lingkaran Emas melambangkan warisan sejati kita.

5. Sinar-sinar Cahaya
Sinar-sinar cahaya melambangkan kasih Tuhan bagi umat manusia sebagaimana adanya sejak awal waktu hingga saat ini dan untuk selamanya. Sinar-sinar ini tidak hanya melambangkan belas kasihan yang telah diberikan Tuhan kepada manusia melalui pengorbanan Putra tunggal-Nya, tetapi seluruh kemuliaan Tuhan sebagai Firman yang menjadi manusia yang menyatukan-Nya kembali dengan anak-anak-Nya. Cahaya mengalir dari hati Yesus yang mengungkapkan kasih Allah Bapa bagi umat.

Pada saat kelahiran Putra terkasih-Nya, hati Allah Bapa adalah bintang cemerlang yang menerangi malam, menarik umat beriman ke kandang tempat Ia dibaringkan. Pada saat penyaliban dan kematian Putra-Nya, hati Yesus tertusuk sehingga kasih Tritunggal tercurah dalam cinta dan belas kasihan. Saat sinar-sinar ini keluar, pada saat yang sama, mereka juga menarik umat kembali melalui hati Yesus, menggenapi bagian Kitab Suci "Tidak seorang pun datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku."

Gambar ini akan dipajang sepanjang kekekalan untuk mengungkapkan sukacita Tuhan karena Dia bersatu dengan anak-anak-Nya dalam keindahan dan kemuliaan surga yang tak terukur.
Tuhan Yesus berkata, “… sejak semula, anak-anak-Ku adalah tujuan segala kasih sayang-Ku.”

6. Tangan
Bunda Persatuan dan Harapan berkata:
“Tanganku memegang segalanya, karena aku memuat cinta yang sempurna untuk Tuhanku yang Kudus, dalam Bapa dan Putra dan Roh Kudus; dan cinta keibuanku yang sempurna untuk umat-Nya, Gereja yang bersatu. Semuanya dipegang dalam tanganku sebagaimana aku, Bunda Persatuan kalian, yang memegang cinta keibuan yang sempurna untuk semua – Tuhanku Tritunggal, anak-anakku, keluargaku. Bapa kita di surga telah meletakkan gambar ini di tanganku sebagai hadiah untuk Ibu-Nya dan pasangan-Nya, karena Bapa ingin memenuhi keinginanku yang terdalam (keluargaku dipulihkan dan dilekapkan ke Hati Tritunggal seperti dalam diriku sendiri). Melalui tanganku datang semua rahmat dan mewakili co-redemption (penebusan bersama) dunia.”

“Hati kita bersatu dalam keselamatan dunia, tetapi tangankulah yang digunakan Tuhan untuk menyalurkan Rahmat-Nya. Sebagai Ibu dan Mempelai Tritunggal Maha Kudus sekaligus dan kalian anak-anakku, Tuhan menghendaki agar aku menyerahkan diriku kepada kalian. Jadi, aku adalah hamba Tuhan dan bagi kalian anak-anakku, karena di dalam hatiku aku telah mengasihi kalian sejak awal waktu. Kalian adalah anak-anakku dan aku mengasihi kalian masing-masing. Aku rela mati bersama Yesus untuk kalian. Jadi, kalian lihatlah, anak-anakku, aku memegang Tuhan dan kalian di tanganku. Kalian adalah pemberianku dari Tuhan.”

PESAN-PESAN SURGAWI MENGENAI GAMBAR SEAL OF UNITY AND HOPE

Pesan-pesan Bunda Maria:
Anak-anakku terkasih, aku telah menyatakan kepada kalian gambar ini sebagai tanda harapan bagi kalian sekarang. Gambar ini mewakili esensi dan pemahaman penuh dari panggilanku untuk bersatu. Harapan kalian ditemukan dalam persatuan penuh dengan Tritunggal Maha Kudus, denganku, dan dengan Gereja Bunda Suci (saudara-saudarimu sendiri baik di bumi maupun di surga). Iman dan keyakinan kalian kepada Tuhan dan rencana penebusan-Nya ditemukan dalam Alfa, Omega, dan Yesus di kayu salib. Itu adalah tanda-Nya bagi kalian tentang rencana yang telah Dia miliki untuk semua anak-anak-Nya sejak awal waktu. Dia memberikannya kepada kalian sekarang sebagai tanda untuk meneguhkan kalian kembali dalam harapan karena penggenapannya sudah dekat.

Aku telah memberi kalian tanda ini untuk Gereja Baru. Tanda dan simbol ini melambangkan Yerusalem Baru di bumi, penyelesaian rencana Tuhan, kesatuan surga dan bumi. Ini, seperti kata pepatah, adalah stempel baru yang melambangkan umat manusia yang bersatu dengan Tuhan sebagaimana yang direncanakan semula. Salib di tengah akan mengingatkan setiap jiwa tentang belas kasihan dan pengorbanan yang Yesus berikan untuk semua orang.

Anak-anakku yang terkasih, gambar ini sepenuhnya menjelaskan tentang kesatuan. Tataplah gambar ini dalam waktu yang tenang dan biarkan Tuhan membuka hati kalian dengan cara-cara yang menurut kalian mustahil. Gambar ini ditempa dari setiap doa yang pernah didaraskan, khususnya Rosario Suci untuk membawakan kepada kalian setiap rahmat untuk memahami dan merasakan kasih Bapa kalian. Anak-anakku yang terkasih, aku memberikan kepada kalian gambar ini agar kalian dapat pulang dengan percaya diri kepada keluarga surgawi kalian. Dengan sukacita yang besar aku bisa memberi kalian tanda harapan yang luar biasa ini.

Yesus datang, anak-anakku. Kalian akan melihat kehadiran-Nya di antara kalian. Dia akan memimpin kalian semua dan menguatkan kalian dalam segala hal. Jangan takut karena persatuan adalah tempat berlindung kalian di tengah badai.

Pesan-pesan Tuhan Yesus:
Putriku terkasih, inilah Aku, Yesusmu, Sang Kerahiman Ilahi. Aku menyambut semua orang yang datang kepada-Ku dan memasuki hati-Ku yang penuh Kerahiman. Umat-Ku yang terkasih, betapa terberkatilah kalian ketika kalian memasuki kesatuan Tritunggal Maha Kudus karena di dalamnya terdapat semua pengetahuan dan semua kekuatan. Hari-hari ini yang sedang berlangsung di hadapan kalian adalah hari-hari yang telah Aku nantikan karena Aku telah lama ingin membangun kesatuan sejati di antara kalian. Dengan sukacita yang besar, Aku menyambut semua orang yang akan bergandengan tangan dan hati dengan-Ku.

Aku tegaskan kembali kepada kalian hari ini bahwa untuk menyelesaikan rencana penebusan-Ku dan menetapkan kembali warisan sejati kalian di Taman Eden, Aku juga harus melibatkan kalian dalam pekerjaannya. Sejak warisan sejati kalian dan klaim atas keluarga Allah diberikan kepada kalian dan kemudian hilang karena dosa asal, maka itu harus diklaim kembali oleh keluarga. Ya, umat-Ku, tentu saja Aku dapat memberikan semuanya kembali kepada kalian dari Diri-Ku sendiri, tetapi itu tidak akan mengklaim kembali ikatan keluarga kalian dengan Tuhan. Itu selalu dimaksudkan agar kalian bergabung dengan Keluarga Kudus dan Allah Tritunggal Maha Kudus untuk membangun Yerusalem Baru.

Oleh karena itu, bagian dari rencana-Ku untuk penyelesaian, yang dirahasiakan hingga akhir zaman ini, adalah agar umat-Ku bersatu dan bertempur dalam pertempuran-pertempuran terakhir antara kebaikan dan kejahatan. Dengan amarah yang besar, Setan kini menerjang seluruh dunia sebagai tanggapan atas penyingkapan persatuan. Jangan heran bahwa persatuan akan terwujud melalui anak-anak-Ku yang paling kecil dan paling rendah hati. Persatuan terjadi melalui cara ini karena kemurnian jiwa kalian dan niat kalian yang mendalam menuju kekudusan. Roh-Ku bergerak di antara kalian setiap saat, menjaga dan menuntun kalian maju. Aku telah menyampaikan panggilan-Ku melalui kalian; tetapi panggilan itu akan menjangkau jauh ke dalam inti Gereja Bunda Suci, yang akan menanggapi dengan berbagai cara, tergantung pada keadaan jiwa mereka yang menjadi pemimpin dalam Gereja-Ku.

Bunda Maria dan Yesus juga menyampaikan poin-poin tambahan berikut dalam pesan-pesannya:
* Bunda Maria meminta agar gambar itu disebarkan ke seluruh dunia, dan dipajang di gereja-gereja dan rumah-rumah di mana saja.
* Itu adalah gambar yang dapat umat pandang sebagai harapan dan sebagai penegasan kembali kasih Allah dan penebusan-Nya bagi umat manusia. Melalui gambar ini, hati para umat akan percaya lagi.
* Bunda Maria menyebut penyebaran gambar ini sebagai misi besar yang akan mencapai aula-aula Vatikan karena itu adalah panggilan terakhir dari akhir zaman kejahatan ini.
* Tuhan ingin gambar itu dikenal sebagai tanda harapan bagi umat manusia. Tuhan ingin umat manusia mengetahui bahwa penyelesaian rencana-Nya sudah dekat. Dia ingin umat manusia bergandengan tangan dalam kesatuan dan tidak pernah putus asa. Ketika peristiwa-peristiwa menjadi sulit, umat harus memandang gambar ini sebagai harapan dan melihat keindahan dalam diri umat sendiri.
* Tidak ada satu pun bagian dari gambar itu yang dapat dipisahkan dari bagian lainnya.
* Gambar itu akan menyalakan api dalam jiwa-jiwa. Begitu orang-orang telah melihatnya dan memahami maknanya, jiwa mereka akan ingin bersatu dengannya, karena di dalamnya ditemukan Tuhan dan semua saudara dan saudari mereka.
* Umat tidak dapat memahami makna penuh dari gambar tersebut sampai jiwa umat bersatu dengan Tuhan di surga, karena pemahaman akan gambar tersebut melampaui pikiran dan mencapai jauh ke dalam hati Tuhan sendiri.
* Tuhan telah memberikan kepada umat manusia pengetahuan tentang rencana penebusan-Nya melalui ajaran Gereja Bunda Suci dan Kitab Suci dan Tuhan ingin agar hal itu digambarkan kepada umat manusia dalam gambar ini.
* Rahmat-rahmat besar akan datang melalui gambar ini, baik untuk pertobatan maupun harapan dan untuk mematikan kejahatan di dunia. Rahmat-rahmat tersebut akan memungkinkan para pendosa untuk menemukan perlindungan dalam kesatuan, memungkinkan mereka untuk tetap dekat dengan hati dan penderitaan Yesus di mana kejahatan tidak dapat hidup berdampingan.
* Gambar ini akan menjadi tanda baru untuk menghiasi setiap gereja di bumi. Gambar ini adalah simbol penyelesaian, simbol kemenangan Gereja dan kemenangan Hati Maria yang Tak Bernoda. Gambar ini akan disebarkan sebagai tanda harapan.
* Panggilan untuk bersatu jauh lebih besar daripada yang dapat umat ketahui karena panggilan ini menandai berakhirnya semua keterpisahan dari Tuhan. Akhirnya bersatu; penuh dan komplet, tidak akan pernah berakhir. "Tidakkah masuk akal bagimu mengapa persatuan dan Bunda Persatuanmu muncul di bab terakhir?" tanya Bunda Maria. "Itu adalah penjumlahan dari semua bagian, untuk menyatukan kembali seluruh ciptaan."
* Melalui kemenangan Hati Bunda Maria yang Tak Bernoda, umat manusia akan selamanya bergabung dalam kesatuan hati, pikiran, dan jiwa dengan Tuhan. Kemudian akan ada persatuan.
* Persatuan adalah percikan datangnya api Roh Kudus. Begitu dinyalakan, api Roh Kudus akan menelan dunia. Karena itu, Bunda Maria berkata, "be at peace (hiduplah dalam damai)."

Bunda Maria Persatuan dan Harapan meminta agar bagian-bagian Kitab Suci yang penting ini tidak dipisahkan dari pesan-pesan:

Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu: Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku. Ya Bapa, Aku mau supaya, di mana pun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan. Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal Engkau, dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku; dan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka.” (Yohanes 17:20-26)

“Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir.” Berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya. Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu. (Wahyu 22:12-14)

“Aku, Yesus, telah mengutus malaikat-Ku untuk memberi kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bagi jemaat-jemaat. Aku adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang.” Roh dan pengantin perempuan itu berkata: “Marilah!” Dan barangsiapa yang mendengarnya, hendaklah ia berkata: “Marilah!” Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma! (Wahyu 22:16-17)

Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: “Ya, Aku datang segera!” Amin, datanglah, Tuhan Yesus! (Wahyu 22:20)

Sumber:
1) Explanation of Mother of Unity and Hope Image, https://www.heartsoftheholyfamily.org/post/explanation-of-mother-of-unity-and-hope-image
2) Explanation of Mother of Unity and Hope Image, https://motherandrefuge.com/explanation-of-mother-of-unity-and-hope-image/
3) Mother of Unity and Hope Explanation, https://www.heartsoftheholyfamily.org/_files/ugd/abd914_eed8c341f82c4a32bd3db735c776386f.pdf
4) Seal of Unity and Hope, https://enroutebooksandmedia.com/wp-content/uploads/2016/06/Seal_of_Unity_and_Hope.pdf
5) Mother of Unity and Hope Pamphlet, file:///C:/Users/ADMIN/Downloads/Mother%20of%20Unity%20and%20Hope%20Pamphlet.pdf
6) The Seal of Unity and Hope: A Prophetic Message for Our Times | Hearts of the Holy Family,
https://www.youtube.com/watch?v=lUnCqs-mgQg
7) Interview with Monica Ochenkowski Seal of Unity and Hope Message | Hearts of the Holy Family, https://www.youtube.com/watch?v=JUh-F-PlhHo

Gambar tersebut kemudian dikenal sebagai Seal of Unity and Hope Image (Gambar Segel Persatuan dan Harapan). Seperti yang Tuhan Yesus kehendaki dan permintaan Bunda Maria, marilah umat memajang gambar ini di Gereja dan rumah setiap umat. Jangan lupa meminta imam untuk memberkatinya. Sebarkanlah gambar ini ke seluruh dunia.

Abba, have mercy
Lord Jesus, have mercy
Holy Spirit, have mercy
Holy Trinity, have mercy

18 Januari 2025
HIS Little Servant
Yulianti Tay

Gambar Seal of Unity and Hope