Sakramentali: Medali Santo Benediktus
Sakramentali: Skapulir Cokelat
Sakramentali: Gambar Allah Bapa
Allah Bapa berbicara kepada anak-anak-Nya dan Gambar Allah Bapa
GAMBAR ROHANI SEBAGAI SAKRAMENTALI
Sakramentali adalah sesuatu yang dikhususkan atau diberkati oleh gereja untuk membangkitkan pikiran baik dan membantu devosi. Salah satu jenis benda yang bisa diberkati oleh gereja untuk menjadi Sakramentali adalah gambar-gambar rohani seperti gambar Tuhan Yesus, Bunda Maria, Malaikat Agung Mikhael dan para orang Kudus.
Merupakan suatu kebiasaan dan ciri khas umat Katolik untuk memajang gambar-gambar rohani di rumahnya sebagai tanda devosi dan sebagai sarana untuk membangkitkan pikiran kepada Tuhan. Sama halnya dengan memajang foto-foto anggota keluarga untuk membangkitkan pikiran dan kenangan terhadap anggota keluarga yang fotonya terpajang tersebut maka memajang gambar-gambar rohani pun adalah untuk membangkitkan pikiran terhadap Tuhan dan devosi yang terkait dalam gambar rohani tersebut.
GAMBAR ALLAH BAPA
Ada satu gambar rohani yang tidak diketahui oleh umat pada umumnya, yaitu gambar/ikon Allah Bapa. Padahal Allah Bapa melalui Muder (Kepala Biara) Eugenia E. Ravasio meminta umat untuk memajang gambar/ikon-Nya di rumah, rumah sakit, laboratorium, kantor dan di manapun manusia mahkluk ciptaan-Nya berada sebagai tanda kehadiran-Nya di tempat tersebut, menjadi bagian dari umat yang berada di tempat tersebut.
Bagaimana saya sampai bisa mengetahui gambar/ikon Allah Bapa itu semata adalah rahmat Tuhan karena Allah Bapa menghendaki saya untuk memajang gambar-Nya di rumah saya.
Sekitar pertengahan Januari 2020, setelah selesai menghadiri misa, timbul perasaan kuat untuk mengunjungi toko yang menjual barang-barang rohani yang terletak di lantai bawah gereja. Mengikuti hasrat tersebut, saya pun melangkah menuju ke toko. Saat masuk ke dalam toko, seperti ada yang menggerakkan tubuh saya sehingga saya langsung berjalan ke arah kanan pintu masuk toko di mana terdapat sebuah meja dengan susunan beberapa buku dan majalah di atasnya. Lalu saya melihat ada beberapa edisi majalah The Angels yang disusun horisontal dengan rapi. Kemudian mata saya tertuju pada judul yang tertulis di salah satu halaman sampul majalah The Angels: "Father speaks to His children". Tangan saya pun otomatis terjulur mengambil majalah tersebut dan membuka beberapa halamannya. Muncul hasrat kuat untuk membeli majalah tersebut. Akhirnya saya pun mengambil majalah The Angels, Vol 10, issue 1, 2019 tersebut dan membayarnya.
ALLAH BAPA BERBICARA KEPADA ANAK-ANAK-NYA
Akhirnya saya menyadari mengapa saya harus membeli majalah The Angels edisi tersebut. Hal itu disebabkan Tuhan menghendaki saya untuk membaca artikel "the Father speaks to His children" (Allah Bapa berbicara kepada anak-anak-Nya) yang tertulis di halaman ketiga di majalah tersebut. Artikel dimulai dengan kisah biografi singkat Suster Eugenia Elisabetta Ravasio, seorang biarawati yang dilahirkan di Itali pada tahun 1907. Suster Eugenia yang kemudian menjadi Muder (Kepala Biara) menerima wahyu secara pribadi dari Allah Bapa dimana pada tahun 1932 Allah Bapa datang menampakkan diri-Nya dan mendiktekan pesan-pesan-Nya untuk dicatat oleh Muder Eugenia. Dibutuhkan waktu penelitian dan penyelidikan selama sepuluh tahun oleh pihak Gereja sebelum akhirnya Message of the Father (Pesan dari Allah Bapa) ini diakui keasliannya sebagai Message (Pesan) yang autentik.
Dalam artikel di majalah tersebut hanya memuat sebagian dari The Father's Message Part 1 (Pesan Allah Bapa Bagian Pertama). Saat membacanya, saya merasa seakan-akan Allah Bapa yang berbicara langsung kepada saya. Kemudian ada dorongan kuat dalam hati saya untuk mencari pesan lengkap tersebut di internet hingga akhirnya saya berhasil menemukan ebook dari The Father Speaks to His Children yang telah mendapatkan imprimatur dari mendiang Uskup Petrus Canisius van Lierde. Saya juga menemukan ikon (gambar ala Gereja Ortodoks) Allah Bapa berdasarkan penglihatan Muder Eugenia saat Allah Bapa datang mengunjunginya. Allah Bapa mengambil rupa seorang manusia biasa dengan meletakkan mahkota dan kemuliaan-Nya di kaki-Nya, mengambil bola dunia dan menempelkannya di dada-Nya, menopangnya dengan tangan kiri-Nya. Mengikuti dorongan hati, saya lalu mencetak ikon Allah Bapa tersebut, meminta seorang imam untuk memberkati ikon tersebut dan memajangnya di rumah saya.
PESAN-PESAN ALLAH BAPA
Berikut adalah sebagian dari pesan-pesan Allah Bapa yang didiktekan kepada Muder Eugenia untuk Muder Eugenia catat:
Aku telah mengatakannya kepadamu dan sekarang Aku mengatakannya lagi: Aku tidak dapat memberikan Putra-Ku terkasih sekali lagi untuk membuktikan cinta-Ku kepada manusia! Aku sekarang datang di antara mereka untuk mengasihi mereka dan membuat mereka mengetahui cinta ini, dengan mengambil rupa mereka, kemiskinan mereka. Lihat, sekarang Aku mengesampingkan mahkota-Ku dan semua kemuliaan-Ku untuk mengambil rupa seorang manusia biasa!
Aku datang untuk menghilangkan rasa takut yang berlebihan yang dimiliki makhluk-makhluk-Ku terhadap-Ku dan untuk menunjukkan kepada mereka bahwa sukacita-Ku terletak pada pengenalan dan cinta dari anak-anak-Ku, yaitu oleh seluruh umat manusia, baik yang sekarang maupun yang akan datang.
Aku datang untuk menyatakan Diri-Ku sebagaimana adanya, agar kepercayaan manusia dapat meningkat seiring dengan cinta mereka kepada-Ku, Bapa mereka. Aku hanya punya satu perhatian: mengawasi semua orang dan mengasihi mereka sebagai anak-anak-Ku.
Aku ingin manusia untuk mengetahui sesegera mungkin bahwa Aku mencintai mereka dan bahwa Aku merasakan kebahagiaan terbesar saat bersama mereka dan berbincang dengan mereka, seperti seorang ayah dengan anak-anaknya.
Ketahuilah, wahai manusia, bahwa selama-lamanya Aku hanya memiliki satu keinginan, yaitu membuat Diri-Ku dikenal oleh manusia dan dicintai oleh mereka. Aku ingin tinggal selamanya bersama mereka.
Tentu saja, Aku dapat memahami kelemahan anak-anak-Ku! Oleh karena itu, Aku meminta Putra-Ku untuk memberi mereka sarana untuk bangkit kembali setelah mereka jatuh. Sarana-sarana ini akan membantu mereka untuk menyucikan diri dari dosa-dosa mereka, sehingga mereka tetap menjadi anak-anak dari cinta-Ku. Sarana-sarana itu terutama adalah tujuh Sakramen. Dan sarana terbesar untuk mengamankan keselamatanmu, meskipun engkau jatuh, adalah Salib, Darah Putra-Ku yang dicurahkan kepadamu setiap saat, jika engkau menghendakinya, baik dalam Sakramen Tobat maupun dalam Kurban Kudus Misa.
Aku datang di antaramu dengan dua cara: Salib dan Ekaristi!
Salib adalah jalan-Ku untuk turun di antara anak-anak-Ku, karena melaluinya Aku menyebabkan Putra-Ku menebusmu. Dan bagimu, Salib adalah jalan untuk naik kepada Putra-Ku, dan dari Putra-Ku kepada-Ku. Tanpanya (Salib) kamu tidak akan pernah bisa datang kepada-Ku, karena manusia, dengan berbuat dosa, mendatangkan hukuman atas dirinya sendiri berupa perpisahan dari Tuhan.
Dalam Ekaristi, Aku tinggal di antaramu sebagai seorang Bapa dengan keluarga-Nya. Aku menghendaki Putra-Ku untuk menetapkan Ekaristi agar setiap tabernakel menjadi wadah kebaikan-Ku, kekayaan-Ku dan cinta-Ku, untuk memberikannya kepada manusia, anak-anak-Ku.
Melalui kedua cara inilah Aku selalu menyebabkan kuasa-Ku dan kerahiman-Ku yang tak terbatas turun tanpa henti.
Sampai sekarang Aku telah berbicara tentang hal-hal yang telah engkau ketahui. Aku ingin mengingatkanmu tentang hal-hal itu agar engkau semakin yakin bahwa Aku adalah Bapa yang sangat baik, bukan yang menakutkan, seperti yang engkau yakini; dan juga bahwa Aku adalah Bapa dari semua yang hidup sekarang dan mereka yang akan Aku ciptakan hingga akhir dunia.
Untuk mengakhiri kisah singkat ini, Aku memberimu sebuah janji yang akan memiliki dampak kekal. Janji itu adalah: panggillah Aku dengan nama Bapa, dengan keyakinan dan cinta, dan engkau akan menerima segala sesuatu dari Bapa ini, dengan cinta dan belas kasihan.
Manusia percaya bahwa Aku adalah Tuhan yang menakutkan yang akan melemparkan semua manusia ke dalam neraka. Alangkah terkejutnya mereka ketika, di akhir zaman, mereka melihat begitu banyak jiwa yang mereka yakini hilang, menikmati kebahagiaan abadi di antara orang-orang pilihan!
Aku ingin semua makhluk ciptaan-Ku yakin bahwa ada seorang Bapa yang mengawasi mereka dan yang menghendaki mereka untuk menikmati, di bumi, sedikit rasa kebahagiaan abadi.
Jika engkau mengasihi-Ku dan memanggil-Ku dengan manis dengan nama Bapa, engkau akan mulai hidup, di sini dan sekarang, dalam cinta dan kepercayaan yang akan membuatmu bahagia selamanya dan yang akan engkau nyanyikan di surga bersama orang-orang pilihan. Bukankah ini merupakan sedikit rasa dari kebahagiaan surga yang akan bertahan selamanya?
Aku tahu kebutuhanmu, keinginanmu, dan segala sesuatu dalam hatimu. Namun, betapa bahagianya dan bersyukurnya Aku jika Aku melihatmu datang kepada-Ku dan mengungkapkan kebutuhanmu kepada-Ku, seperti seorang anak yang memiliki kepercayaan penuh kepada ayahnya. Bagaimana mungkin Aku menolakmu hal terkecil atau terbesar jika engkau meminta kepada-Ku? Bahkan walaupun engkau tidak melihat-Ku, tidakkah engkau merasa Aku sangat dekat denganmu dalam hal-hal yang terjadi padamu dan di sekitarmu? Betapa engkau akan diberi pahala, suatu hari nanti, karena telah percaya kepada-Ku, bahkan walau tanpa melihat-Ku!
Janganlah menganggap Aku sebagai pria tua yang menakutkan yang digambarkan orang-orang dalam gambar-gambar dan buku-buku mereka! Tidak, tidak, Aku tidak lebih muda ataupun lebih tua dari Putra-Ku dan Roh Kudus-Ku.
Betapa besar sukacita-Ku untuk melihat orang tua mengajarkan anak-anak mereka untuk sering memanggil-Ku dengan nama Bapa, sebagaimana Aku memang demikian! Betapa Aku ingin melihat tertanamnya kepercayaan dan cinta bakti kepada-Ku dalam jiwa-jiwa muda ini! Aku telah melakukan segalanya untukmu; tidakkah engkau akan melakukan ini untuk-Ku?
Aku ingin membuat rumah-Ku di setiap keluarga, seperti di wilayah kekuasaan-Ku, sehingga semua orang dapat berkata dengan keyakinan penuh: “Kita memiliki Bapa yang sangat baik, sangat kaya dan sangat penyayang. Dia memikirkan kita dan dekat dengan kita. Dia menjaga kita, mendukung kita. Dia akan memberi kita semua yang kita butuhkan jika kita meminta kepada-Nya. Semua kekayaan-Nya adalah milik kita, kita akan memiliki semua yang kita butuhkan.” Aku ada di sana justru agar engkau meminta kepada-Ku apa yang engkau butuhkan. “Mintalah dan engkau akan menerima.” Dalam kebaikan-Ku sebagai Bapa, Aku akan memberikan kepadamu segalanya, asalkan semua orang menganggap-Ku sebagai Bapa sejati, yang hidup di antara keluarga-Nya, sebagaimana Aku melakukannya.
Aku juga ingin agar setiap keluarga dengan jelas memajang gambar yang akan Aku perlihatkan kepada “putri kecil-Ku” (Muder Eugenia) nanti. Aku ingin setiap keluarga dapat menempatkan diri di bawah perlindungan-Ku yang khusus dengan cara ini, sehingga mereka dapat menghormati-Ku dengan lebih mudah. Di sana, setiap hari, keluarga akan berbagi dengan-Ku kebutuhannya, pekerjaannya, kesedihannya, penderitaannya, keinginannya, dan juga kegembiraannya, karena seorang Bapa harus mengetahui segala sesuatu yang menyangkut anak-anak-Nya. Aku mengetahuinya, tentu saja, karena Aku ada di sana, tetapi Aku menyukai kesederhanaan. Aku tahu bagaimana menyesuaikan diri dengan kondisimu. Aku membuat Diri-Ku kecil dengan anak-anak kecil, Aku membuat Diri-Ku dewasa dengan orang dewasa, dan sama halnya dengan orang tua, sehingga semua orang dapat memahami apa yang ingin Aku sampaikan kepada mereka demi pengudusan mereka dan kemuliaan-Ku.
Aku ingin mereka membawa-Ku ke semua keluarga, rumah sakit, laboratorium, bengkel, barak, ruang konferensi para menteri negara – singkatnya, di mana pun makhluk-makhluk-Ku berada, bahkan jika hanya ada satu dari mereka! Aku ingin agar tanda nyata dari kehadiran-Ku yang tak terlihat menjadi sebuah gambar untuk menunjukkan bahwa Aku benar-benar hadir. Dengan demikian, semua orang akan melakukan semua tindakan mereka di bawah tatapan Bapa mereka dan Aku sendiri akan memiliki di hadapan-Ku makhluk yang tidak hanya telah Aku ciptakan tetapi juga telah Aku adopsi. Dengan cara ini, anak-anak-Ku akan berada di bawah tatapan lembut Bapa mereka. Bahkan sekarang pun Aku ada di mana-mana, tentu saja, tetapi Aku ingin diwakili dengan cara yang nyata!
Lihatlah, Aku telah meletakkan mahkota-Ku di Kaki-Ku dan memegang dunia di Hati-Ku. Aku telah meninggalkan kemuliaan-Ku di surga dan datang ke sini, menjadi segala sesuatu bagi semua orang, menjadi miskin di antara orang miskin dan kaya di antara orang kaya. Aku ingin melindungi orang-orang muda sebagai seorang Bapa yang lembut. Ada begitu banyak kejahatan di dunia! Jiwa-jiwa yang malang dan tidak berpengalaman ini membiarkan diri mereka tergoda oleh daya tarik kejahatan yang, sedikit demi sedikit, mengarah pada kehancuran total. Engkau yang khususnya membutuhkan seseorang untuk menjagamu dalam hidup, sehingga engkau dapat menghindari kejahatan, datanglah kepada-Ku! Akulah Bapa yang mencintaimu lebih daripada makhluk lain yang akan pernah bisa melakukannya! Berlindunglah dekat, sangat dekat dengan-Ku, percayakan pikiran dan keinginanmu kepada-Ku. Aku akan mencintaimu dengan lembut. Aku akan memberimu rahmat untuk saat ini dan memberkati masa depanmu. Engkau dapat yakin bahwa Aku tidak akan melupakanmu setelah lima belas atau dua puluh lima atau tiga puluh tahun, setelah menciptakanmu. Datanglah! Aku melihat bahwa engkau sangat membutuhkan seorang Bapa yang manis dan sangat baik seperti Aku.
Sumber:
1) The Fathers Message, https://www.thefatherspeakstohischildren.com/God-the-fathers-message
2) The Father Speaks to His Children, https://www.fatherspeaks.net/pdf/the_father_speaks_english_v-2005-02.pdf
Seperti yang Allah Bapa kehendaki, marilah para umat memajang gambar/ikon Allah Bapa di rumah sebagai tanda nyata atas kehadiran Allah Bapa yang tak terlihat. Tentu saja jangan lupa untuk meminta imam untuk memberkati gambar/ikon tersebut.
Silahkan klik untuk membaca juga Allah Bapa Berbicara Kepada Anak-Anak-Nya (Pengalaman Pribadi) dan doa Fiat Allah Bapa .
Abba, have mercy
Lord Jesus, have mercy
Holy Spirit, have mercy
Holy Trinity, have mercy
4 Januari 2025
HIS Little Servant
Yulianti Tay


