Allah Bapa Berbicara Kepada Anak-Anak-Nya (Pengalaman Pribadi)
Mengapa harus ada berdoa Rosario sebagai ucapan syukur dalam Novena 54 Hari Rosario?
Berdoa Rosario Sebagai Kebiasaan Berdoa
Rosario, Pedang Spiritual
Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya. (Kejadian 3:15)
Masa-masa awal saya menerima karunia Roh Kudus, selalu muncul pikiran yang menyuruh saya untuk mencari rosario dengan medali Santo Benediktus dan untuk meminta imam memberkati rosario tersebut. Saya heran dan tidak mengerti, mengapa saya harus memiliki rosario dengan medali Santo Benediktus. Kemudian saya bertanya kepada Yesus, untuk apa rosario tersebut. Dan saya mendengar suara dalam diri saya yang berkata, "Itu senjatamu."
Mendengar perkataan ini, akhirnya saya pun mencari rosario dengan medali Santo Benediktus dan meminta imam pembimbing rohani saya untuk memberkatinya secara khusus. Sejak itu, rosario itulah yang selalu saya pakai untuk berdoa Rosario, Koronka dan doa lainnya. Rosario itu saya lingkarkan di telapak tangan kanan saya. Dan setiap saya ke luar rumah, saya selalu mengantongi rosario tersebut atau saya kalungkan ke leher apabila saya memakai baju tanpa saku.
Rosario adalah alat doa yang digunakan oleh umat Katolik, berupa untaian butiran manik-manik. Doa Rosario adalah doa renungan. Sambil mendaraskan doa Salam Maria berulang-ulang (10 kali) para pendoa merenungkan salah satu misteri yang dirangkai dalam Rosario.
Doa Rosario adalah "ringkasan Injil", karena di dalamnya dirangkai dan direnungkan sejarah keselamatan yang dipaparkan dalam Injil; mulai kisah-kisah sekitar inkarnasi sampai dengan kebangkitan dan kenaikan Tuhan.
Sumber: Doa Rosario, https://id.wikipedia.org/wiki/Doa_Rosario.
SEJARAH DOA ROSARIO
Sekitar pertengahan Juni 2020, saya menonton youtube tentang Pastor Donald Calloway yang berbicara tentang The Rosary: Spiritual Sword Of Our Lady (Rosario: Pedang Spiritual Bunda Maria).
Dalam video tersebut, Pastor Donald memaparkan sejarah munculnya untaian butiran manik-manik sebagai alat doa para biarawan yang kemudian berkembang menjadi doa Marian Psalter.
Sekitar tahun 1214, Bunda Maria menampakkan diri kepada Santo Dominikus dan menyuruhnya untuk berkhotbah tentang untaian manik doa Marian Psalter. Dari situlah untaian doa Marian Psalter terus berkembang hingga menjadi doa Rosario yang umat miliki saat ini.
Pastor Donald juga mengisahkan bagaimana iblis selalu berusaha menghancurkan rosario dengan berbagai cara, termasuk memusnahkan, membakar dokumen-dokumen mengenai rosario. Tujuan iblis hendak menghancurkan rosario adalah supaya tidak ada bukti sejarah mengenai rosario, supaya umat manusia tidak menganggap rosario ada, sehingga umat manusia tidak mendoakan doa Rosario.
KEAJAIBAN-KEAJAIBAN DOA ROSARIO
Sejarah telah membuktikan ada banyak keajaiban melalui doa Rosario, di antaranya:
- Saint Dominic and The Albigensians
- Fatima Miracle of the Sun
- Freedom For Brazil
- Salvation of a King
- The Healing of The Rosary Priest
- Safety From Nuclear Blast in Hiroshima
- A Vision of Roses
Sumber: 7 Astounding Holy Rosary Miracles, https://www.beliefnet.com/faiths/catholic/7-astounding-holy-rosary-miracles.aspx
Masih ada banyak lagi kisah keajaiban lainnya yang dialami secara pribadi yang tidak tercatat dalam sejarah namun sungguh nyata dalam kehidupan Kristiani. Walaupun doa Rosario merupakan doa dengan karakter Bunda Maria, namun melalui doa Rosario, Bunda Maria membawa pendoa untuk berkontemplasi kepada Yesus Kristus, merasakan dan mengalami kasih Yesus Kristus yang begitu dalam dan besar. Bunda Maria membawa umat untuk lebih mendekat kepada Yesus Kristus.
ROSARIO SEBAGAI SENJATA SPIRITUAL
Sekitar akhir tahun 2014, Uskup Oliver Dashe Doeme di Nigeria, saat sedang berdoa Rosario di depan Sakramen Maha Kudus, tiba-tiba melihat Yesus menampakkan diri. Awalnya Yesus tidak berkata apa-apa, tapi Tangan-Nya mengulurkan sebilah pedang kepada Uskup Oliver. Sang Uskup lalu mengambil pedang tersebut dan seketika pedang tersebut berubah menjadi seuntai rosario di tangannya. Lalu Yesus berkata kepadanya sebanyak tiga kali, "Boko Haram is gone." (Boko Haram musnah).
Boko Haram adalah kelompok Islam radikal yang telah menteror dan membunuh banyak warga, terutama umat Kristiani, di Nigeria. Uskup Oliver pun paham bahwa untuk mengalahkan Boko Haram haruslah dengan doa Rosario. Sang Uskup pun mulai memimpin umat Katolik di wilayahnya untuk terus berdoa Rosario hingga Boko Haram musnah.
Sumber: After vision of Christ, Nigerian bishop says rosary will bring down Boko Haram, https://www.catholicnewsagency.com/news/31863/after-vision-of-christ-nigerian-bishop-says-rosary-will-bring-down-boko-haram#:~:text=A%20Nigerian%20bishop%20says%20that%20he%20has%20seen,country%20of%20the%20Islamist%20terrorist%20organization%20Boko%20Haram.
Pastor Donald mengatakan bahwa sekitar Maret 2017, Uskup Oliver memberikan kesaksian di Inggris dan berkata bahwa di wilayah tempat tinggalnya di Nigeria, Boko Haram hampir semuanya musnah.
Sungguh menarik mendengarkan video pembicaraan Pastor Donald ini. Sehingga membuat umat mengerti bahwa rosario bukan hanya sekedar alat doa, akan tetapi juga merupakan senjata spiritual untuk mengalahkan iblis. Senjata spiritual berupa pedang spritiual yang sangat dibenci dan ditakuti oleh iblis. Bagaimana peperangan melawan iblis dengan menggunakan doa Rosario terus berlanjut hingga saat ini. Terutama di jaman sekarang ini dimana iblis merajalela, merasuki dan menguasai kehidupan manusia dalam segala aspek kehidupan. LGBTQ, pedofil, pemabuk, pecandu obat-obatan, pembunuh, pornografi, perpecahan, perselisihan, kehancuran kehidupan berumah tangga, kehidupan seks bebas, aborsi, perang, teroris, kekerasan, okultisme, dan sebagainya.
Setelah menonton video tersebut, saya pun menjadi paham apa yang Yesus maksudkan sewaktu saya mendengar perkataan-Nya dalam diri saya, "Itu senjatamu."
Seperti perkataan Pastor Donald bahwa untuk menebas seekor naga maka dibutuhkan sebilah pedang. Dengan demikian, umat menggunakan doa Rosario sebagai pedang spiritual untuk melawan godaan dan serangan si iblis, sang naga tua, dalam kehidupan umat.
Video Pastor Donald tersebut bisa dilihat dari link di bawah ini:
The Rosary: Spiritual Sword of Our Lady | Fr. Don Calloway, MIC | Franciscan University, https://youtube.com/watch?v=dwVdYXyxln0
Sudahkah umat mempersenjatai diri dengan pedang spiritual di tangan untuk melawan musuh abadi yang selalu berusaha membinasakan jiwa umat manusia? Mulailah berdoa Rosario bersama Bunda Maria yang telah diberi kuasa oleh Tuhan untuk menginjak kepala si ular naga tua itu hari ini dan seterusnya.
Marilah umat berdoa Rosario, mengangkat pedang spiritual untuk melawan iblis.
Abba, have mercy
Lord Jesus, have mercy
Holy Spirit, have mercy
Holy Trinity, have mercy
21 Juni 2020
HIS Little Servant
Yulianti Tay

