Allah Bapa Berbicara Kepada Anak-Anak-Nya (Pengalaman Pribadi)
Mengapa harus ada berdoa Rosario sebagai ucapan syukur dalam Novena 54 Hari Rosario?
Berdoa Rosario Sebagai Kebiasaan Berdoa
Apa pun Yang Terjadi, Kamu Harus Tetap Selalu Berdoa
Kebenaran Iman: Allah Tritunggal Dalam Hidupku
Abba (Allah Bapa) Dalam Hidupku
Bunda Maria Dalam Hidupku
Bunda Maria merupakan salah satu figur penting dalam Gereja Katolik. Karya penebusan dan keselamatan oleh Yesus Kristus tidak terlepas dari peran serta Bunda Maria sebagai ibu-Nya.
Sebelum bertobat, pengetahuan saya tentang Bunda Maria sangat minim. Saya hanya tahu bahwa Bunda Maria adalah seorang wanita yang telah melahirkan Yesus, Putra Allah. Itu saja. Walau terkadang saya ada berdoa Novena Tiga Salam Maria karena mempunyai intensi doa permohonan tertentu, tetap saja pengetahuan saya tentang Bunda Maria tidak bertambah. Bahkan saya pernah beberapa kali mengikuti kegiatan Legio Maria. Tapi kemudian saya malas mengikutinya lagi karena bagi saya berdoa Rosario di Legio Maria itu sangat membosankan dan selalu membuat saya mengantuk.
Setelah bertobat dan menerima karunia Roh Kudus, saya diberikan pengetahuan-pengetahuan batin oleh Tuhan. Salah satunya adalah pengetahuan batin tentang Bunda Maria. Bunda Maria adalah ciptaan Allah yang terbaik dan teristimewa. Hal ini karena Bunda Maria diciptakan tanpa dosa asal supaya layak untuk mengandung Sabda Allah yang menjadi manusia, yaitu Yesus. Maka Bunda Maria selalu dipenuhi oleh rahmat Allah yang selalu menyertainya. Hal ini sesuai dengan sapaan Malaikat Agung Gabriel terhadap Bunda Maria:
“Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.” (Lukas 1:28)
Sedemikian istimewanya Bunda Maria bagi Allah sehingga Allah tidak akan lagi menciptakan manusia atau wanita lain seperti Bunda Maria. Hanya ada satu Bunda Maria yang Allah ciptakan sepanjang masa. Satu Bunda Maria yang telah melahirkan satu Yesus, Sang Putra Allah. Jadi, tidak akan ada lagi wanita lain yang akan melahirkan Yesus pada saat kedatangan-Nya yang kedua kali. Sebagaimana Yesus naik ke Surga setelah bangkit dari wafat-Nya, maka dengan cara yang sama, Yesus akan datang kedua kalinya dengan turun dari Surga, bukan dengan cara dilahirkan kembali di bumi.
Saya juga diberikan pemahaman batin oleh Tuhan bahwa segala sesuatunya harus terjadi dengan seizin Allah Bapa. Termasuk penampakan-penampakan Bunda Maria dimana Bunda Maria tidak bisa sembarangan menampakkan dirinya di bumi tanpa seizin Allah Bapa.
Pengetahuan-pengetahuan batin ini bagi saya seperti awal perkenalan dengan Bunda Maria. Tapi saya tidak ingin berhenti mengenal Bunda Maria hanya dengan menantikan diberikan pengetahuan tanpa disertai usaha.
Seiring dengan waktu, saya belajar untuk semakin mengenal Bunda Maria melalui:
- Kitab Suci
- kisah penampakan-penampakan Bunda Maria di Fatima, Akita, Medjugorje, Garabandal, dan lain-lain
- video pengajaran oleh Scott Hahn, Pastor Donald Calloway, Pastor Michel Rodrigue, Christine Watkins, dan lain-lain
- bacaan-bacaan rohani lainnya
Proses pembelajaran itu semakin menguatkan saya untuk memahami mengapa Bunda Maria adalah figur yang sangat penting dalam kehidupan Gereja Katolik. Memahami mengapa Bunda Maria mempunyai posisi istimewa di Kerajaan Allah di Surga dengan segala kuasa dan rahmat yang telah Tuhan anugerahkan baginya.
Jangan salah artikan bahwa Bunda Maria mempunyai kuasa melebihi Yesus. TIDAK.
Seperti perkataan Pastor Donald Calloway bahwa Bunda Maria bukanlah Allah, “We do not worship Mary (Kita tidak menyembah Bunda Maria)”. Umat hanya menyembah dan memuja Allah Tritunggal.
Akan tetapi umat menghormati dan mencintai Bunda Maria sama seperti Yesus menghormati dan mencintai ibu-Nya ini. Kisah Yesus mengubah air menjadi anggur di pesta perkawinan di Kana (Yohanes 2:1-25) menjadi salah satu bukti bahwa Yesus menghormati dan mencintai Sang Bunda.
Saat Bunda Maria melihat bahwa penyelenggara pesta kekurangan anggur dan memberitahukan hal tersebut kepada Yesus dan menyuruh pelayan pesta untuk menuruti perintah Yesus sehingga terjadilah mukjizat pertama yang dilakukan oleh Yesus walaupun menurut Yesus saat itu belumlah waktunya bagi Yesus untuk menyatakan diri-Nya. Namun, oleh karena rasa hormat dan cinta kepada Sang Bunda maka Yesus pun bertindak atas perantaraan Sang Bunda.
Kedekatan dan kesatuan Bunda Maria dengan Yesus, Putra yang telah dilahirkannya, tidak dapat dipungkiri. Semenjak Bunda Maria dengan rendah hati dan taat menerima kehendak Allah untuk mengandung dari Roh Kudus dan melahirkan Putra Allah hingga saat-saat penderitaan dan wafat Yesus di kayu salib, Bunda Maria selalu setia menemani dan menyertai Yesus. Kedekatan dan kesatuan Bunda Maria dengan Yesus menjadikan Bunda Maria sebagai perantara yang paling besar bagi umat untuk menyampaikan permohonan umat kepada Yesus.
Bunda Maria tidak hanya sebagai perantara umat kepada Yesus, tapi juga sebagai ibunda umat.
Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: “Ibu, inilah, anakmu!” Kemudian kata-Nya kepada murid-Nya: “Inilah ibumu!” Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya. (Yohanes 19:26-27)
Karena kasih-Nya yang begitu besar terhadap umat sehingga Yesus telah memberikan ibu-Nya bagi umat. Layaknya seorang ibu yang selalu menjaga dan menolong anak-anaknya, maka Bunda Maria akan selalu menjaga dan menolong umat, anak-anaknya yang masih hidup di bumi ini.
Betapa banyak kesaksian pribadi yang telah ditolong oleh Yesus melalui perantaraan Bunda Maria. Kisah kesaksian pertobatan Pastor Donald Calloway dan Christine Watkins merupakan bukti bahwa Bunda Maria tidak pernah berhenti menolong dan mendoakan umat dari Surga.
Marilah umat menyapa ibunda umat di Surga yang lembut ini. Umat meminta supaya Bunda Maria selalu menjaga dan menolong umat, membawa umat untuk semakin dekat kepada Putranya, Yesus Kristus.
"Adapun peran keibuan Maria terhadap umat manusia sedikit pun tidak menyuramkan atau mengurangi pengantaraan Kristus yang tunggal itu, melainkan justru menunjukkan kekuatannya. Sebab segala pengaruh santa Perawan Maria yang menyelamatkan manusia... berasal dari kelimpahan pahala Kristus. Pengaruh itu bertumpu kepada pengantaraan-Nya, sama sekali tergantung daripadanya, dan menimba segala kekuatannya daripadanya." (Katekismus Gereja Katolik 970)
Abba, have mercy
Lord Jesus, have mercy
Holy Spirit, have mercy
Holy Trinity, have mercy
2 Agustus 2020
HIS Little Servant
Yulianti Tay

