CAHAYA IMAN KATOLIK

Allah Bapa Berbicara Kepada Anak-Anak-Nya (Pengalaman Pribadi)

Allah Bapa Berbicara Kepada Anak-Anak-Nya (Pengalaman Pribadi)

Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia. (1 Yohanes 3:1)


Sekitar pertengahan Januari 2020, setelah selesai menghadiri misa, timbul perasaan kuat untuk mengunjungi toko yang menjual barang-barang rohani yang terletak di lantai bawah Gereja Santo Anthony. Mengikuti hasrat tersebut, saya pun melangkah menuju ke toko. Saat masuk ke dalam toko, seperti ada yang menggerakkan tubuh saya, sehingga saya langsung berjalan ke arah kanan pintu masuk toko di mana terdapat sebuah meja dengan susunan beberapa buku dan majalah di atasnya. Lalu saya melihat ada beberapa edisi majalah The Angels yang disusun horisontal dengan rapi. Kemudian mata saya tertuju pada judul yang tertulis di salah satu halaman sampul majalah The Angels: "Father speaks to His children". Tangan saya pun otomatis terjulur mengambil majalah tersebut dan membuka beberapa halamannya. Muncul hasrat kuat untuk membeli majalah tersebut. Akhirnya saya pun mengambil majalah The Angels, Vol 10, issue 1, 2019 tersebut dan membayarnya.

Akhirnya saya menyadari mengapa saya harus membeli majalah The Angels edisi tersebut. Hal itu disebabkan Tuhan menginginkan saya untuk membaca artikel "the Father speaks to His children" (Allah Bapa berbicara kepada anak-anak-Nya) yang tertulis di halaman ketiga di majalah tersebut. Artikel dimulai dengan kisah biografi singkat Suster Eugenia Elisabetta Ravasio, seorang biarawati yang dilahirkan di Italia pada tahun 1907. Suster Eugenia menerima wahyu secara pribadi dari Allah Bapa, di mana pada tahun 1932 Allah Bapa datang menampakkan diri-Nya dan mendiktekan pesan-pesan-Nya untuk dicatat oleh Suster Eugenia. Dibutuhkan waktu penelitian dan penyelidikan selama sepuluh tahun oleh pihak Gereja sebelum akhirnya “Message of the Father” (Pesan dari Allah Bapa) ini diakui keasliannya sebagai Message (Pesan) yang autentik.

Artikel di majalah tersebut hanya memuat sebagian dari The Father's Message Part 1 (Pesan Allah Bapa bagian Pertama). Saat membacanya, saya merasa seakan-akan Allah Bapa yang berbicara langsung kepada saya. Saya juga merasakan ada kesesuaian dengan apa yang selama ini saya ketahui tentang Allah Bapa.

Kedatangan Allah Bapa, menjumpai Suster Eugenia, diawali dengan lagu-lagu indah yang dinyanyikan oleh para malaikat. Saat nyanyian berhenti lalu datanglah arak-arakan jiwa-jiwa pilihan, Cherubim dan Seraphim bersama dengan Allah Bapa Sang Pencipta. Kemudian seluruh penghuni surgawi tersebut menghilang, hanya ada Allah Bapa bersama Suster Eugenia. Allah Bapa kemudian menyuruh Suster Eugenia untuk duduk dekat dengan-Nya dan mencatat apa yang telah Dia putuskan untuk dikatakan kepada umat manusia. Allah Bapa mengawali pesan-Nya dengan berkata bahwa Dia tidak bisa memberikan Putra-Nya untuk kali berikutnya hanya untuk membuktikan kasih-Nya kepada umat manusia. Jadi kali ini Dia Sendiri yang datang di antara umat-Nya, dengan meletakkan Mahkota-Nya dan meninggalkan kemuliaan-Nya di surga, mengambil rupa seorang pria biasa untuk berbicara kepada Suster Eugenia sebagai bukti kasih-Nya, merendahkan diri-Nya dengan mengambil rupa seorang manusia biasa yang miskin papa untuk membuat umat manusia mengetahui kasih-Nya yang begitu besar.

Inti dari pesan-Nya adalah betapa Allah Bapa sangat mengasihi umat manusia, hasil ciptaan-Nya yang disebutnya sebagai The Masterpiece of My creation (Mahakarya ciptaan-Ku), sejak awal mula penciptaan hingga saat ini.
Betapa kerinduan Allah Bapa dari sejak awal mula untuk dikenal dan diakui oleh umat manusia sebagai Allah penciptanya.
Betapa Allah Bapa sedih karena umat manusia sangat ketakutan dengan-Nya, menganggap-Nya sebagai Allah yang menakutkan dan suka menghukum.
Betapa Allah Bapa sangat ingin mempunyai relasi yang dekat dengan umat manusia ciptaan-Nya seperti layaknya seorang ayah dan anak, berbicara dan menjadi tempat curhat (curahan hati) bagi seluruh umat manusia dari segala suku dan bangsa, di masa kini maupun yang akan datang.
Suatu pesan indah yang sarat dengan kasih ke-Bapa-an. Pesan ini sungguh baik untuk diketahui dan dibaca, membuat umat mengetahui dan menyadari bahwa sungguh umat mempunyai Allah Bapa yang begitu dekat dan sangat pengasih, selalu mengawasi dan menanti umat untuk datang menghampiri-Nya, berbicara dengan-Nya dengan penuh kepercayaan dan kasih.

Allah Bapa juga mengajarkan satu doa Fiat Allah Bapa kepada Suster Eugenia untuk didaraskan setiap pagi setiap akan memulai hari.
Allah Bapa berkata kepada Suster Eugenia:
"Hari demi hari, anak-anak-Ku, ucapkanlah itu dalam benakmu. Itulah caramu mengucapkan FIAT-mu kepada BAPA-mu. Dan Aku, BAPA-mu, akan membuka Lengan-Ku seperti ini (dan Dia mengulurkan Lengan-Nya) dan Aku setiap hari akan mengumpulkanmu di dalam Lengan-Ku dan Aku akan memelukmu dan Aku akan mengayunmu seperti BUNDA TERKASIH-mu (Bunda Maria Perawan Yang Terberkati) mengayun-ayun setiap bayi dalam gendongannya. Karena ya, kamu adalah anak-anak-Ku. Ingatlah FIAT itu setiap hari selama kamu hidup. Ketika kamu melakukan ini sejak memulai awal harimu, Aku berjanji kepada kamu, anak-anak-Ku, Aku jamin Aku akan melindungimu di dalam Lengan-Ku. Aku akan mengirimkan kepadamu Malaikat-Malaikat-Ku bersama dengan Malaikat Agung Mikhael untuk melindungimu, dan semua orang kudus yang kamu devosikan untuk bersamamu sepanjang hari untuk membimbingmu dan membantumu. Aku berjanji kepadamu, kamu akan merasakan kekuatan CINTA-Ku yang besar bagimu yang akan Aku curahkan kepadamu hari demi hari. Tetapi kamu harus mempersembahkan kepada-Ku – setiap hari – saat kamu bangun di pagi hari – FIAT itu."
Sumber: Diterjemahkan dari majalah The Angels, Vol 10, issue 1, 2019, halaman 6.

Saya lampirkan bersama tulisan ini tautan untuk ebook (hanya ada dalam Bahasa Inggris) dari The Father Speaks to His Children yang memang khusus dipublikasikan secara gratis dengan tujuan untuk menyebarkan pesan ini seluas-luasnya.
Ebook tersebut bisa diunduh di tautan berikut ini:
https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://www.fatherspeaks.net/pdf/the_father_speaks_english_v-2005-02.pdf&ved=2ahUKEwik9tKE6NrnAhXWIbcAHRivBRMQFjAAegQIAhAB&usg=AOvVaw3UDsky-91CZN7j_IirPNeG

Silahkan membaca pesan Allah Bapa dan rasakanlah kasih-Nya yang begitu besar.
Silahkan klik untuk membaca juga Sakramentali Gambar Allah Bapa dan doa Fiat Allah Bapa.

Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya (Efesus 1:5)

Bersyukurlah kepada Allah semesta langit! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. (Mazmur 136:26)

Abba, have mercy
Lord Jesus, have mercy
Holy Spirit, have mercy
Holy Trinity, have mercy

18 Februari 2020
HIS Little Servant
Yulianti Tay